Aseton, Limbah B3 Rumah Tangga

Limbah B3 dalam rumah tangga memiliki kesulitan dan tantangannya sendiri dalam pengolahan dan penanganan. Bahannya yang mudah terbakar, beracun, dan mampu menganggu kesehatan lingkungan menjadikan limbah ini perlu mendapat perlakuan yang lebih awas. National Geographic memberikan beberapa pemahaman mengenai bagaimana ‘bekerja’ dengan peralatan rumah tangga yang mengandung B3, salah satunya adalah aseton.

Bagaimana menggunakan aseton?

Di laboratorium dan perusahaan manufaktur, aseton digunakan untuk mengekstrasi lemak, resin, dan lilin. Karena aseton mampu menghapus sisa minyak dan kontaminan, aseton digunakan untuk membersihkan peralatan gelas laboratorium. Di rumah, aseton sering kali digunakan untuk menghapus cat kuku. Yang perlu diperhatikan ketika menggunakan aseton untuk menghapus kuku adalah menggunakan sarung tangan untuk menghindari cairan menyentuh kulit. Ketika membersihkan cat kuku menggunakan aseton perlu juga mencari ruangan dengan area berventilasi.

Apa bahaya aseton?

Aseton merupakan salah satu elemen yang mudah terbakar baik itu aseton baru maupun yang telah digunakan. Cairannya dapat mengiritasi kulit dan memiliki dampak negatif terhadap sistem reproduksi. Menghirup gasnya dapat menyebabkan sakit kepala, mual, dan juga menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

Bagaimana cara menyimpan & membuang?

Di tempat kerja, simpan aseton dalam kabinet anti api. Sebagai bagian dari limbah B3 aseton perlu disimpan dalam tempat yang aman. Kumpulkan juga aseton yang telah digunakan ke sebuah botol khusus dan beri label. Jika botol aseton bekas sudah penuh, bawa ke fasilitas limbah B3. Di rumah, penghapus cat kuku juga harus dibuang melalui fasilitas limbah B3. Jangan pernah menuang aseton ke saluran air.

Apakah ada bahan alternatif?

Jika Anda memang menginginkan aseton sebagai fungsinya menghapus cat kuku, Anda sebenarnya dapat menggantinya dengan penghapus cat kuku yang bebas aseton. Tergantung dari bahan bakunya, produk tersebut tentu saja masih merupakan limbah B3, namun dengan menggunakan penghapus cat kuku yang bebas aseton, Anda dapat mengurangi iritasi pada kulit.

(diterjemahkan dan diedit dari http://greenliving.nationalgeographic.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s