Strategi Utama Pengolahan Limbah B3

Dalam industri manufaktur, pengolahan limbah B3 merupakan salah satu proses yang memiliki metode dan strateginya sendiri. Limbah B3 telah menjadi isu lingkungan dan kesehatan publik yang penting. Tentunya pengolahan ini juga menjadi perhatian negara-negara di seluruh dunia. Dalam manajemen limbah B3 modern, 4 strategi utama telah diadopsi, yaitu:

1. Minimalisasi Limbah

Strategi ini merupakan strategi untuk mengurangi kuantitas limbah B3. Strategi ini pun memiliki beberapa metode. Pertama, melalui modifikasi proses di mana bahan-bahan mentah dioptimalisasi penggunaannya sehingga menekan pembuangan hingga level terendah.  Kedua, konsentrasi limbah yang dapat dilakukan dengan teknik evaporasi, presipitasi, dan dekantasi yang mengurangi volume limbah. Nemun metode ini cukup banyak memakan biaya. Ketiga, segregasi limbah. Metode ini bertujuan untuk memisahkan limbah B3 dengan limbah biasa secara tegas agar lebih mudah dikelola.

2. Daur Ulang Limbah Industri

Dalam beberapa kasus material limbah dapat digunakan sebagai bahan mentah dengan sedikit prosesing. Material yang tidak digunakah seperting materi yang belum dites atau tidak memenuhi standar kontrol kualitas, dapat digunakan kembali tanpa banyak prosedur proses. 

3. Pengolahan Limbah

Setelah material limbah diproses, air limbah B3 harus didetoksifikasi dan dinetralkan melalui pengolahan khusus. Terdapat banyak teknologi yang mampu mengolah limbah B3 agar lebih aman untuk dibuang Tujuannya adalah untuk memodifikasi properti fisika dan/atau kimia menjadi materi yang tidak berbahaya. Pemilihan proses pengolahan tergantung dari banyak faktor termasuk sifat alamiah limbah, tujuan karakteristik output, dan pertimbangan ekonomi serta energi.

4. Pengumpulan, Pemindahan, dan Pembuangan Limbah

Proses pengumpulan, pemindahan, dan pembuangan limbah B3 merupakan proses yang interdependensi. Pengumpulan dan pemindahan limbah B3 yang aman memiliki hubungan erat antara titik mula limbah berasal dengan tempat pengolahan serta pembuangan. Limbah B3 membutuhkan sistem pengumpulan, distribusi, dan penyimpanan yang layak. Sehingga entah itu dibuang ke tanah, dibakar, dibuang ke laut, maupun di bawah tanah, tidak membawa dampak yang parah terhadap lingkungan dan kesehatan. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s