Revolusi Pengolahan Air ADB

Pengolahan air bersih dan sanitasi di beberapa negara merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang baik. Pada tahun 2011, Bank Pembangunan Asia (ADB) mengeluarkan sebuah presentasi di World Water Week, Stockholm. Dalam presentasinya Bank Pembangunan Asia memberikan beberapa fakta bahwa masih banyak negara-negara di Asia yang lemah, baik dalam pengolahan air limbah, air bersih, maupun pembangunan sanitasi. Khususnya negara berkembang, seperti Indonesia dan India, memiliki permasalahan yang sangat serius. Karena penanganan problem tersebut akan memotong GDP negara hingga 2-6%. Dari permasalahan inilah ADB memberikan beberapa solusi sebagai revolusi manajemen dan pengolahan air yang terdiri dari 4 poin besar:

Knowledge Drive
Yang dimaksud pengetahuan adalah kompilasi studi-studi kasus sanitasi yang berhasil dan mampu bertahan lama. Dari sini tiap pihak dapat belajar dari tiap kasus yang terjadi di negara-negara lain dan akhirnya mampu menentukan strategi dan tahap pengolahan air maupun sanitasi yang lebih baik. Sebagai contoh di Indonesia telah diterapkan PAMSIMAS, pengolahan air dan sanitas berbasis komunitas yang diawasi oleh pemerintah atau proyek biotoilet yang diterapkan di India.

Technology Drive
Hal ini berkaitan teknologi pengolahan air dan sanitasi yang didaftarkan dan bagaimana mengaplikasikannya pada lingkungan yang membutuhkan standar output yang berbeda. Secara singkat input teknologi yang kemudian mampu menghasilkan output standar dalam pengaplikasiannya. Sebagai contoh teknologi sel tenaga mikrobial yang mengubah air limbah menjadi energi hijau yang digunakan oleh Israel atau bioreaktor membran yang proyek perdananya dilaksanakan di Singapura. Dari teknologi ini, negara dapat menentukan teknologi mana yang mampu diaplikasikan dan berdampak bagi masyarakatnya.

Financing and Incentives Drive
Dari pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajari dan ditentukan, dibutuhkan juga sumber dana dan insentif pelaksana. Hal ini tentu melibatkan berbagi elemen seperti elemen bisnis, studi terbuka yang berkaitan dengan pendanaan, ekstraksi sumber daya, dan juga kemitraan. Seperti contoh di Gram Vikas, India diadakan penggalangan dana komunitas sosial untuk toilet dan fasilitas mandi atau di Nepal dengan menggunakan bantuan dana luar.

Awareness and Advocacy Drive
Poin ini menekankan pada keterlibatan masyarakat di mana masyarakat juga perlu mendapatkan pengetahuan mengenai produk diseminasi. Selain itu perlu ada pembangunan kesadaran dan kapasitas masyarakat yang dapat dilakukan dengan workshop atau forum terbuka antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat sekitar.

 

One thought on “Revolusi Pengolahan Air ADB

  1. Pingback: Pengolahan Air dan Irigasi Asia | Kenal Pengolahan Air

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s