Limbah B3 Biologis

Limbah B3 merupakan salah satu limbah yang diklasifikasikan karena kandungan elemen-elemen di dalam limbah tersebut. Karakter dan efeknya terhadap lingkungan dan makhluk hidup membuat limbah ini memiliki metode pengolahannya sendiri. Salah satu kelompok dalam limbah B3 ini dikenal dengan biohazard (limbah B3 biologis). Limbah B3 biologis, juga biasa dikenal dengan limbah infeksi atau limbah biomedis, merupakan limbah yang mengandung materi menular atau berpotensi mengandung substansi yang mampu menular (contoh: darah). Yang menjadi perhatian juga adalah limbah tajam seperti jarum suntik, pisau, pipet gelas, dan limbah lainnya yang dapat menyebabkan luka dalam pengolahan.

Apa Saja Limbah B3 Biologis?

Untuk mengenal limbah B3 biologis lebih spesifik, ada beberapa material yang dikelompokkan sebagai material biohazard:

1. Darah manusia dan produk darah
Kelompok ini termasuk semua darah manusia, produk darah (serum, plasma, komponen darah lainnya) dalam bentuk cair maupun semi-cair. Selain itu juga termasuk material yang terkontaminasi dengan darah, yang jika ditekan mengeluarkan darah cair atau semi-cair (misal: kapas bekas operasi), atau material yang tertutup darah kering maupun cairan tubuh maupun organ tubuh yang tekontaminasi darah.

2. Cairan tubuh manusia
Kelompok limbah b3 biologis ini termasuk cairan tubuh manusia dalam bentuk cair maupun semi-cair, termasuk: sperma, sekresi vaginal, cairan otak, cairan synovial, cairan pleura, cairan perikardial, cairam peritonial, cairan amniotik, dan air liur dari prosedur dental. Kelompok ini juga termasuk cairan tubuh manusia lainnya yang terkontaminasi darah.

3. Limbah mikrobiologi
Kelompok ini termasuk limbah laboratorium yang mengandung atau terkontaminasi agen menular. Limbah ini trmasuk spesimen mikro yang dibuang, agen etiologi, virus yang tidak digunakan baik yang masih hidup maupun yang sudah dilemahkan, darah maupun cairan tubuh yang mengandung patogen menular, limbah dari produksi biologi dan serum, pembuangan peralatanan makan, dan peralatan yang digunakan untuk mentransfer, menyuntikkan, atau mencampur material tersebut.

4. Limbah patologis
Kelompok ini termasuk bagian anatomi yang didapat dari operasi bedah, prosedur analisa & penyembuhan, maupun otopsi. Termasuk juga jaringan tubuh manusia yang tidak dapat diperbaiki, termasuk kulit.

5. Limbah binatang
Kelompok ini termasuk kotoran binatang, bagian tubuh, dan material lapisan binatang lainnya yang terinfeksi, atau yang telah disuntikkan mikroorganisme patogen manusia yang menular.

6. Limbah benda tajam

Dengan mengenal klasifikasi limbah B3 biologis, kita dapat mengenali dan dapat meningkatkan kewaspadaan meskipun kita tidak bergerak di bidang medis. Sebagai contoh, jika ada anggota keluarga yang sakit maupun mengunjungi pasien di rumah sakit, kita dapat mengenali material-material berbahaya yang dapat mengancam kesehatan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s