Limbah Industri Fashion: Smart Clothing

Sektor industri tekstil dan baju, termasuk sistem fashion, merupakan salah satu sektor industri terbesar. Di Brasil contohnya, menurut data ABIT, 16.4% pekerjaan ada di industri manufaktur tekstil. Industri tekstil global pada tahun 2010 mencapai angka $2.560 bilyun. Dan dengan angka sebesar ini, limbah industri yang dihasilkan pun mencapai angka yang cukup besar. Maka dari inilah, muncul argumen dan pendapat yang menyatakan bahwa minimalisasi limbah industri tekstil perlu dilakukan.

Pendekatan Konsumen

Dari segi konsumen, jumlah limbah industri fashion tentunya tidak hanya melibatkan pelaku industri manufaktur, namun juga konsumen. Coba cek lemari baju, berapa banyak pakaian yang dimiliki namun sering kali tak digunakan. Atau berapa banyak pakaian yang sudah tidak pas ukurannya dan berakhir di tempat pembuangan sampah? Maka dari itu muncullah istilah smart clothing  yang merupakan kampanye industri fashion bagaimana membeli pakaian dengan bijak.

Beberapa hal yang ditekankan oleh kampanya ini adalah bagaimana memilih bahan pakaian yang lebih tahan lama. Hal ini termasuk pintar-pintar memilih pakaian yang akan dibeli. Sebagai contoh dengan mengecek kembali produk kain, atau adakah benang yang terlepas. Jika kerusakan minor dapat diperbaiki hal ini tidak menjadi masalah, namun jika kerusakan besar terjadi dan tidak ada kesadaran dari pembeli, maka pakaian tersebut akan segera dibuang di tempat sampah.

Kampanye ini juga mengacu pada bagaimana memanfaatkan aktivitas garage sale, donasi, dan second hand clohing sebagai aktivitas mengurangi limbah industri fashion. Dengan mengumpulkan pakaian tak terpakai dan menyumbangkan kepada orang yang membutuhkan, atau menjualnya kembali dengan harga murah, akan menjadi lebih berguna dibanding langsung membuangnya di tempat sampah.

Jumlah limbah industri fashion perlu mendapat perhatian bagi masyarakat karena tanpa kesadaran ini pakaian hanya akan menjadi tumpukan tanpa ada fungsi dan nilai lebih. Maka dari itu berangkat dari kampanye smart clothing, masyarakat ikut berkontribusi meminimalisasi jumlah limbah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s